Senin, 30 Maret 2026

Sajikan Menu Mewah Usai Libur Idhul Fitri 1447 H, SPPG Kota Alam 1 Sembelih 2 Ekor Sapi

 


Lampung Utara, LensaNews-Online -



Lagi, lagi dan lagi, Dapur Nasuri Berjaya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPGKota Alam 1, yang berdiri di Kelurahan Kota AlamKecamatan Kotabumi SelatanKabupaten Lampung Utara kembali melakukan penyembelihan hewan  yang ke-3 kalinya sejak dapur tersebut resmi beroperasi.

Tak tanggung-tanggung, kali ini dapur tersebut menyembelih 2 ekor sapi sekaligus  sebagai langkah awal untuk penyaluran menu MBG di hari pertama (31/3/2026) usai  berakhirnya masa cuti bersama hari raya idhul fitri 1447 H/2026 M, pada Senin (30/3/2026).
Eriska Vivian Astuti, S.kom, selaku kepala SPPG Kota Alam mengatakan penyembelihan 2 ekor sapi tersebut sebagai wujud suka-cita dalam menyambut bulan syawal yang disertai bergulirnya kembali penyaluran MBG usai masa libur hari raya idhul fitri 1447H/2026M.

"Penyembelihan sapi kali ini sebagai bentuk menyambut bulan syawal dan di intensifkannya kembali program MBG usai libu sekolah. Dagingnya akan kita olah menjadi 2 varian masakan, yakni Beef Slice dan Dendeng Balado, dan hasil olahannya akan kita salurkan besok (31/3) kepada 3.577 penerima manfaat yang terdiri dari balita, siswa sekolah, Ibu hamil/menyusui", paparnya.

"Kami juga terus berupaya memastikan kesiapan operasional, penguatan mekanisme pendistribusian, serta memastikan standar keamanan dan kualitas pangan dengan memprioritaskan aspek kebersihan sehingga makanan yang disajikan benar-benar memenuhi standar gizi yang telah di tetapkan", Tutup eriska.
Turut hadir dalam kegiatan itu "Heri Suherman" Selaku Lurah Kota Alam, dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kota Alam "Bripda Ullya, serta para relawan dan masyarakat setempat.

Selaku lurah setempat, Heri Suherman, menyampaikan pesan serta harapannya agar dapur tersebut tetap berpedoman pada Petunjuk Teknis (Juknis) sehingga makanan yang disajikan tetap terjaga kandungan gizinya.

"Saya berharap dapur Nasuri Berjaya ini  selalu berpedoman kepada Juknis yang telah ditetapkan BGN. Mulai dari penyediaan bahan baku pangan hingga pendistribusian, sehingganya menu MBG yang disajikan tetap terjaga kesegaran, kebersihan, serta  keutuhan kandungan gizinya", ujar heri.
Dalam moment bersamaan, Bripda Ullya, menegaskan akan pentingnya menjaga kondusifitas dalam lingkungan kerja maupun proses pendistribusian yang berkenaan langsung dengan pihak eksternal, agar tercipta iklim kebersamaan dalam mensukseskan program mulia bapak presiden prabowo tersebut.

"Saya harap seluruh pekerja tetap menjaga kondusifitas baik di lingkungan kerja hingga petugas pendistribusian yang bersinggungan langsung dengan penerima manfaat ataupun pihak luar, sehingga terciptanya semangat perdamaian dan kebersamaan demi suksesnya program asta cita presiden prabowo menuju indonesia emas 2045", tegas Ullya.
Diharapkan, program strategis pemerintah ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti, dengan ini pula diharapkan SPPG Kota Alam dapat menjadi dapur percontohan bagi dapur-dapur yang beroperasi di wilayah lampung utara dengan tetap mengedepankan profesionalisme.*

(Editor/Red)

Minggu, 29 Maret 2026

Grand Opening, SPPG Benawo Agung Mannaf Berjaya Desa Surakarta Siap Wujudkan Generasi Emas Bebas Stunting


Lampung Utara, LensaNews-Online 


Langkah konkret pemerintah dalam memperbaiki gizi anak bangsa resmi bergulir di Desa Surakarta, Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara, dengan diresmikannya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) "Benawo Agung Mannaf Berjaya" dibawah pengelolaan Yayasan Darulfikri Wattarbiyah, Sabtu (28/3/2026).

Peresmian yang berlangsung khidmat ini ditandai dengan pemotongan pita biru yang membentang tepat didepan pintu utama bagian depan bangunan dapur oleh Juwita Dewi Putri, S.Sos., MM, selaku Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Abung Timur, dan dihadiri oleh segenap jajaran yang terdiri dari Kepala UPTD Puskesmas Bumi Agung Marga, Pandita Juanda, Skm.
Lettu Ahmad Tarmizi, selaku Danramil 412-08 abung timur.
AKP Jumharis Sarpal, selaku Kapolsek Abung Timur.
Pembina yayasan Darulfikri Wattarbiyah, Yovenska L.Man, SHi., MHi, serta para relawan dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Yovenska L.Man, SHi.,MHi., selaku pembina yayasan Darulfikri Wattarbiyah, yang biasa disapa dengan sebutan Ustadz Ahmad Sahel, mengatakan, pendirian dapur MBG tersebut sebagai wujud dukungan penuh terhadap program presiden Prabowo Subianto khusunya dalam menciptakan lapangan kerja dan mengatasi stunting bagi anak indonesia.

"Alhamdulillah, SPPG Benawo Agung Mannaf Berjaya, pada hari ini dapat melangsungkan grand opening, dan dapur ini juga secara resmi akan melakukan pendistribusian menu makanan kepada ribuan penerima manfaat mulai hari selasa tanggal 31 maret 2026. Saya berharap dengan berdirinya dapur ini selain memberikan Makan Bergizi Gratis (MBG), dapur ini juga dapat menjadi wadah bagi warga sekitar untuk bekerja dengan mendapatkan upah yang sepadan sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat", ucap Yoven.
Yovenska  juga mengingatkan kepada seluruh relawan agar bekerja dengan sungguh-sungguh serta profesional, karena menurutnya didalam menu MBG tersebut terdapat hak anak yatim piatu dan kaum dhuafa yang harus disalurkan dengan sebaik-baiknya demi terwujudnya indonesia emas.

"Ini bukan sekedar dapur, tapi ini adalah ladang amal bagi kita semua, tatkala kita belum bisa memberi makan anak yatim piatu dan kaum dhuafa dengan harta kita, setidaknya kita membantu menyalurkan seutuhnya apa yang sudah menjadi hak mereka. Jadi, saya berharap kepada seluruh relawan agar bekerjalah secara profesional, sehingga apa yang sudah menjadi cita-cita kita semua khususnya bapak presiden menuju indonesia emas dapat terwujud", tutur pembina yayasan tersebut.
Dalam moment yang sama, M Labib Zardi, S.Kom, selaku Kepala SPPG Benawo Agung Mannaf Berjaya, dalam sambutannya mengatakan pihaknya akan membuka diri dalam menerima kritik dan saran, serta menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (FORKOPIMCAM) serta element masyarakat yang turut hadir dalam peresmian SPPG tersebut.

"Saya, Muhammad Labib Zardi, S.Kom, menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh undangan yang turut menghadiri peresmian SPPG kita ini, saya juga sebagai perwakilan dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang ditugaskan disini akan selalu membuka diri dalam menerima kritik, saran, dan masukan. Karena menurut saya, kritik dan saran adalah motivasi agar terus melakukan perbaikan untuk menjadi lebih baik lagi. jadi bila ada kritik dan saran silahkan sampaikan langsung ke kami, tentunya dengan cara yang baik", ucap Kepala SPPG tersebut.
SPPG ini akan menghadirkan menu yang bervariasi dan sehat, fasilitas yang disiapkan mencakup dapur higienis, ruang penyimpanan bahan pangan standar, hingga armada distribusi untuk memastikan makanan sampai ke penerima manfaat dalam keadaan hangat dan higienis. 

Sementara, Juwita Dewi Putri, S.Sos., MM, selaku Sekcam Abung Timur, saat diwawancarai awak media, mengatakan pihaknya akan berperan aktif dalam mengawasi kelayakan pengoperasionalannya, dan mengintruksikan dapur tersebut selalu mengikuti Juknis-Juklak yang telah ditetapkan BGN.

"Saya mewakili Pak Camat dan warga Abung Timur, meminta dapur Benawo Agung Mannaf Berjaya ini agar selalu menggunakan bahan baku pangan yang masih segar dengan pengolahan yang higienis, sehingga dapat menyajikan makanan yang sehat dan bergizi, dan sebagai aparatur kecamatan kami akan berperan aktif dalam pengawasan, mengingat akhir-akhir ini marak sekali dapur-dapur MBG di Lampung Utara yang bermasalah", tegas Juwita.
Diakhir kegiatan, acara tersebut ditutup dengan santap siang bersama. SPPG ini menjadi pusat dapur umum yang akan melayani kebutuhan makan bergizi gratis (MBG) bagi ribuan anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di wilayah sekitar. 

Kehadiran SPPG disambut antusias warga sekitar, dengan beroperasinya SPPG ini, diharapkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Abung Timur semakin meningkat, sejalan dengan visi menuju Indonesia Emas 2045.*

(Editor/Red)

Warga Lampung Utara Diduga Menjadi Korban Penipuan Modus Sewa Toko di Bandar Lampung, Polisi Diminta Bertindak Cepat


Bandar Lampung, LensaNews-Online -


Tomi Erfanda (29th), warga Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, diduga menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh pria berinisial "KA" dalam transaksi sewa bangunan toko yang berlokasi di Jl. Endro Suratmin No. 116 Kel. Waydadi, Kec. Sukarame, Kota Bandar Lampung.

Kepada awak media, Tomi menjelaskan, kejadian bermula ketika ia melakukan pengecekan lokasi bangunan toko bersama pihak yang mengaku sebagai pemilik lahan serta bangunan yang terletak di Jl. Endro Suratmin, No. 116, Kelurahan Waydadi, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung, berinisial "KA", pada tanggal 5 Januari 2026.
Sebelum melunasi pembayaran harga sewa, tomi telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi serta menerima penjelasan dari "KA" bahwa pembangunan renovasi toko akan segera dilakukan sesaat setelah Tomi melakukan pembayaran dengan harga yang telah disepakati hingga lunas.

Tak hanya itu, KA, juga sempat menghadirkan beberapa pekerja bangunan ke lokasi untuk meyakinkan bahwa pembangunan akan segera dilaksanakan hingga rampung.
Perjanjian sewa toko tersebut tertuang dalam surat perjanjian sewa yang ditanda tangani kedua belah pihak dan bermaterai, dengan menyatakan bahwa pembangunan akan diselesaikan hingga 100%, hingga toko tersebut akan dapat di ditempati Tomi pada awal Februari 2026.

Namun, menurut Tomi, setelah dilakukan pelunasan, pembangunan tidak juga kunjung direalisasikan sebagaimana yang dijanjikan "KA".
Ironisnya, pada tanggal 30 Januari 2026, Tomi justru mendapati bahwa toko tersebut telah ditempati dan disewakan kepada pihak lain tanpa sepengetahuan dan konfirmasi kepada dirinya.

“Bahkan saat ini toko tersebut telah ditempati dan digunakan oleh penyewa lain, saya sangat dirugikan dalam perkara ini, Selain uang sewa yang belum dikembalikan sepenuhnya, bisnis saya pun mengalami kegagalan dan kerugian akibat dampak dari kejadian ini, terlebih lagi sebagai pelaku UMKM seperti saya,” ujar Tomi, minggu (29/3/2026).

Dalam kejadian ini Tomi merasa telah tertipu dengan kerugian uang sebesar Rp22.000.000 (dua puluh dua juta rupiah), serta kerugian bisnis lainnya.

"22 juta uang yang sudah saya bayarkan kepada "KA", dan uang itu sampai sekarang tidak dikembalikan", tandasnya dengan nada geram.
Merasa dicurangi, Tomi melaporkan kejadian yang di alaminya ke Polsek Sukarame tertanggal 6 februari 2026 sekira pukul 11.40 WIB, dengan Nomor : LP / B- 36 / II / 2026 / SPKT / SEK SKM / RESTA / BLM / POLDA LPG.

Dalam rentang waktu hampir 2 bulan laporannya, Tomi berharap pihak berwajib dapat menindaklanjuti kasus ini secara objektif dan profesional, sehingga tidak ada lagi korban berikutnya dengan kejadian serupa.
Kini publik menanti pembuktian dari komitmen institusi penegak hukum,  Apakah pengusutan ini akan berakhir dengan sanksi tegas atau hanya menjadi catatan formalitas? Kami akan terus mengawal kasus ini hingga hukum benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu.*

(Editor/Red)

Jumat, 27 Maret 2026

Geger! Oknum Ketua RT Diduga Selingkuhi Istri Orang, Berujung Digrebek


Lampung Utara, LensaNews-Online -


Warga Lingkungan 06, Kelurahan Sribasuki, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, dihebohkan dengan adanya dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh seorang istri berinisial "KA", bersama oknum Ketua Rukun Tetangga (RT) wilayah sribasuki yang berujung pada penggerebekan pada Kamis dini hari, 26 Maret 2026.

Penggrebekan tersebut terjadi sekira pukul 04.00 WIB, ketika seorang suami berinisial "BD" memergoki istrinya "KA" sedang berduaan dalam satu ruangan bersama seorang pria hingga dini hari yang disebut-sebut merupakan oknum ketua RT di wilayah sribasuki dengan inisial "UD".

Menurut informasi yang beredar, penggerebekan dilakukan oleh sang suami bersama warga langsung di lokasi kejadian. Situasi sempat menarik perhatian, warga sekitar pun turut berdatangan ke tempat kejadian.

Selain itu, beredar pula sebuah video pernyataan dari seorang wanita yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Dalam video tersebut, wanita dengan inisial "KA" tersebut menyampaikan pengakuan terkait hubungannya yang menjadi perhatian warga. Namun, keaslian dan kebenaran isi video tersebut hingga kini masih belum dapat dipastikan secara resmi.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait maupun aparat setempat mengenai kebenaran dugaan tersebut, termasuk kronologi lengkap kejadian.

Tokoh masyarakat setempat mengimbau agar warga tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, guna menghindari kesalahpahaman dan menjaga ketertiban lingkungan.

Apabila terdapat unsur pelanggaran hukum, masyarakat diharapkan menyerahkan penanganan kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.*

(Editor/Red)

Selasa, 24 Maret 2026

Catut Nama Pejabat, Oknum Kepsek SDN di Tanjung Raja Diduga Lakukan Pungli dan Mark-Up, Publik Minta APH Usut Tuntas


Lampung Utara, LensaNews-Online -


Seorang oknum Kepala Sekolah Dasar Negri (SDN) yang juga selaku bendahara K3S serta menjabat sebagai Ketua PGRI di Kecamatan Tanjung Raja, Berinisial "FT", diduga melakukan pungli dan mark-up anggaran di lingkungan SDN Karang Waringin, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari narasumber, FT, diduga melakukan "mark-up" harga buku kegiatan ramadhan 1447 H/2026 M bagi siswa yang dibeli menggunakan dana anggaran Bantuan Operasional Siswa (BOS).

Lebih lanjut, narasumber mengatakan bahwa FT juga diduga ada "kongkalikong" dengan pejabat Dinas Pendidikan Lampung Utara, pasalnya FT diduga menarik iuran ke sejumlah Kepsek di Kecamatan Tanjung Raja yang ingin mengajukan rekomendasi persetujuan pencairan dana "BOS" dari Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Lampung Utara, dengan dalih "intruksi" Kepala Dinas (Kadis).

"Harga pembelian buku ramadhan dari penjual cuma Rp.5000, tapi di SPJ belanja dana BOS Rp.15.000. Bukan cuma itu, dengan memanfaatkan jabatannya sebagai bendahara K3S serta Ketua PGRI, FT, juga diduga meminta uang sebesar Rp.350.000 hingga Rp.400.000 kepada tiap Sekolah Dasar (SD) yang ingin mengajukan "Rekomendasi Persetujuan" pencairan dana BOS dari Kadis dengan dalih "intruksi" Kadis", tutur narasumber yang enggan disebutkan namanya, selasa (24/3/2026).

Merespon informasi tersebut, awak media pun melakukan investigasi ke SDN Karang Waringin yang terletak di Desa Karang Waringin, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara.

Setiba dilokasi, awak media menemukan pintu gerbang paling luar sekolah tersebut dalam keadaan tertutup dan terkunci seiring dengan penetapan masa libur sekolah dalam rangka hari raya Idhul Fitri 1447 H/2026 M.

Menyikapi hal tersebut, tim mencoba mendatangi rumah kediaman FT yang terletak di Desa Merambung, Kecamatan Tanjung Raja, guna mengkonfirmasi dan mendapatkan klarifikasi atas perihal tersebut.

Dalam pengakuannya, FT, menepis semua informasi tersebut. Ia mengatakan bahwa pembelian buku ramadhan telah sesuai dengan harga pembelian sebenarnya.

"Benar saya membeli buku ramadhan sebanyak 92 eksemplar, tapi saya tidak pernah menjual buku ramadhan itu kepada siswa dan saya juga tidak memark-up atas harga buku tersebut, harga buku itu memang Rp.15.000 dari penjualnya", ujar FT.

Ia juga mengatakan bahwa dirinya tidak pernah menarik biaya apapun terhadap pihak sekolah yang ingin mengajukan rekomendasi pencairan dana BOS kepada Kadis Pendidikan Lampung Utara.

"Dan selain saya menjabat sebagai Kepsek, saya juga selaku bendahara K3S, dan saya juga ditunjuk menjadi Ketua PGRI Kecamatan Tanjung Raja. Tapi setiap ada sekolah yang mau mengurus rekomendasi pencairan dana BOS, sepeserpun saya tidak pernah menarik biaya seperti yang dimaksud", tutup FT.

Di balik dugaan pelanggaran ini, ada harapan besar agar institusi terkait (Inspektorat, BPK, APH) dapat melakukan penyelidikan dan pemeriksaan secara mendalam akan kebenarannya.

Publik kini menanti pembuktian dari komitmen institusi penegak hukum,  Apakah pengusutan ini akan berakhir dengan sanksi tegas atau hanya menjadi catatan formalitas? Kami akan terus mengawal kasus ini hingga kebenaran  benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu.*


(Editor/Red)

Jumat, 20 Maret 2026

Sigap! Tim Damkar Padamkan Mobil Pemudik Yang Terbakar di Jl. Hartawi, Kotabumi Udik


Lampung Utara, LensaNews-Online -


Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) bergerak cepat memadamkan api yang menghanguskan satu unit mobil minibus pemudik di simpang Jalan Hi. Hartawi, Karang Sio, Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi Kota, Kabupaten Lampung Utara, jumat (20 maret 2026).

Insiden bermula saat kendaraan yang dikemudikan "Saiful" bersama seorang putri kandungnya melaju dari arah Kelurahan Kelapa 7 (tujuh), Kecamatan Kotabumi Selatan, saat memasuki ruas Jalan Hi. Hartawi, Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi Kota, sekira pukul 18.35 WIB, tiba-tiba asap pekat muncul dari dalam ruang mesin bagian depan yang disusul dengan kobaran api.
Sadar jiwanya terancam, Saiful, segera mengintruksikan anaknya agar segera keluar dari mobil bersamaan dengan dirinya untuk mencari pertolongan kepada warga sekitar serta penyintas yang berlalu lalang.

Para warga yang melihat insiden tersebut pun langsung menghubungi tim Damkar Lampung Utara yang juga turut membantu berjibaku memadamkan api yang semakin membesar.
Merespon laporan warga, satu unit kendaraan Damkar dikerahkan ke lokasi berikut 4 personel petugas Damkar, tiba di lokasi tim langsung melakukan penyemprotan air agar api tidak merambat ke komponen lainnya.

"Kami mendapatkan informasi dari warga bahwa telah terjadi kebakaran 1 unit kendaraan minibus pribadi, begitu mendapati titik kordinatnya kami langsung bergerak sebagai respon penanganan cepat mengingat arus mudik sedang padat-padatnya," ujar "Juhardi" salah satu petugas di lapangan.
Saat dikonfirmasi, Saiful, mengaku sedang melakukan perjalanan mudik idhul fitri dari kelapa 7 menuju Desa Pardasuka.

"Saya bersama anak saya dari kelapa 7, dan mau mudik ke kampung saya di Desa Pardasuka, sampai disini tiba-tiba saya melihat kepulan asap hitam dan kobaran api yang keluar dari dalam ruang mesin. Saya dan anak saya pun langsung cepat-cepat keluar untuk mencari bantuan", ucap saiful dengan nada panik.

Sementara, kebakaran tersebut diduga disebabkan karena adanya korsleting listrik atau suhu mesin yang terlalu panas. Api pun berhasil dipadamkan total sekira pukul 20.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah serta menimbulkan trauma bagi saiful dan anaknya.

(Editor/Red)

Sabtu, 14 Maret 2026

Adik Kandungnya Dianiaya, Ketua PWRI Tubaba Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku


Tulang Bawang, LensaNews-Online -


Yurizan, seorang pria yang merupakan adik kandung Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Junerdi, tiba-tiba mendapat serangan secara brutal dari seseorang yang diduga bernama "Perli bin Sayuti, alias Lik", pada selasa (10/3/2026).

Menurut Junerdi, penganiayaan yang dialami adiknya (Yurizan) terjadi pada hari Selasa tanggal 10 maret 2026 pada kisaran pukul 16:58 WIB. Dimana adik kandungnya mampir disebuah konter yang berada di jalan 1 MBC, kelurahan Menggala Kota, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.

"Awalnya berkisar antara pukul 16.30-17.00 WIB adik saya (Yurizan) bermaksud ingin membeli pulsa HP, lalu dengan sengaja mendatangi sebuah konter HP milik Dani yang berada di jalan 1 MBC, Kelurahan Menggala Kota, untuk membeli pulsa tersebut. Namun saat tengah membeli pulsa tiba-tiba datang seorang pria dan langsung menyerang dengan membabi buta, menganiaya, meninju secara bertubi-tubi,  sehingga adik saya tak mampu melakukan perlawanan dan hampir tersungkur di tempat kejadian. Warga sekitar yang melihat keadaan Yurizan tanpa perlawanan pun langsung menghampiri untuk melerai keduanya. Dan setelah terduga pelaku menuntaskan misinya, Perli alias Lik pun meninggalkan tempat kejadian, yang disusul tak berselang lama adik saya juga langsung pulang kerumahnya", Tutur Ketua PWRI tersebut.

Kepada awak media, Junerdi juga menjelaskan informasi yang ia dapat baik dari warga maupun adik kandungnya hingga berlabuhnya kasus ini ke Mapolres Tulang Bawang.

"Mendapat kabar adik saya mengalami penganiayaan, 1 hari setelah kejadian saya langsung menelpon adik saya untuk menanyakan kebenaran serta cerita kronologi kejadian tersebut. Dalam sambungan telphone, adik saya mengaku tidak tahu sebab musabab pengaiayaan yang dilakukan Perli terhadap dirinya." Saya juga nggak tahu bang, tiba-tiba Lik Langsung mukul saya, sedangkan saya tidak pernah ada masalah sama dia", jawab yurizan terhadap saya", Terang Junerdi.

Tidak terima adik kandungnya dianiaya, Junerdi pun mengintruksikan Yurizan untuk melakukan VISUM sekaligus melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolres Tulang Bawang pada sabtu (13/3/2026).

"Indonesia negara hukum, maka siapapun dia bila melakukan pelanggaran, harus diproses secara hukum, terlebih ini sudah menyangkut harga diri keluarga besar. Saya sebagai kakak Kandung Yurizan tidak terima, sebab ini sudah keterlaluan", tandas Junerdi.

Junerdi mengatakan, laporannya kini telah tercatat pada laporan polisi "LP/B/57/III/2026/SPKT/POLRES TULANG BAWANG/POLDA LAMPUNG" tanggal 13 maret 2026 pukul 14.50 WIB.

Atas dasar laporannya, Junerdi berharap pihak kepolisian segera menindak lanjuti laporannya tersebut.

"Saya berharap pihak kepolisian  khususnya kepada Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang AKP. Apfryyadi beserta jajaran dapat menindak lanjuti laporan kasus penganiayaan yang dialami adik saya, dan segera menangkap pelaku agar dapat mempertanggung jawabkan perbuatannya sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku", tutupnya.

(Editor/Red)