Lampung Utara, LensaNews-Online –
Langkah konkret pemerintah dalam memperbaiki gizi anak bangsa resmi bergulir di Desa Surakarta, Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara, dengan diresmikannya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) "Benawo Agung Mannaf Berjaya" dibawah pengelolaan Yayasan Darulfikri Wattarbiyah, Sabtu (28/3/2026).
Peresmian yang berlangsung khidmat ini ditandai dengan pemotongan pita biru yang membentang tepat didepan pintu utama bagian depan bangunan dapur oleh Juwita Dewi Putri, S.Sos., MM, selaku Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Abung Timur, dan dihadiri oleh segenap jajaran yang terdiri dari Kepala UPTD Puskesmas Bumi Agung Marga, Pandita Juanda, Skm.
Lettu Ahmad Tarmizi, selaku Danramil 412-08 abung timur.
AKP Jumharis Sarpal, selaku Kapolsek Abung Timur.
Pembina yayasan Darulfikri Wattarbiyah, Yovenska L.Man, SHi., MHi, serta para relawan dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Yovenska L.Man, SHi.,MHi., selaku pembina yayasan Darulfikri Wattarbiyah, yang biasa disapa dengan sebutan Ustadz Ahmad Sahel, mengatakan, pendirian dapur MBG tersebut sebagai wujud dukungan penuh terhadap program presiden Prabowo Subianto khusunya dalam menciptakan lapangan kerja dan mengatasi stunting bagi anak indonesia.
"Alhamdulillah, SPPG Benawo Agung Mannaf Berjaya, pada hari ini dapat melangsungkan grand opening, dan dapur ini juga secara resmi akan melakukan pendistribusian menu makanan kepada ribuan penerima manfaat mulai hari selasa tanggal 31 maret 2026. Saya berharap dengan berdirinya dapur ini selain memberikan Makan Bergizi Gratis (MBG), dapur ini juga dapat menjadi wadah bagi warga sekitar untuk bekerja dengan mendapatkan upah yang sepadan sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat", ucap Yoven.
Yovenska juga mengingatkan kepada seluruh relawan agar bekerja dengan sungguh-sungguh serta profesional, karena menurutnya didalam menu MBG tersebut terdapat hak anak yatim piatu dan kaum dhuafa yang harus disalurkan dengan sebaik-baiknya demi terwujudnya indonesia emas.
"Ini bukan sekedar dapur, tapi ini adalah ladang amal bagi kita semua, tatkala kita belum bisa memberi makan anak yatim piatu dan kaum dhuafa dengan harta kita, setidaknya kita membantu menyalurkan seutuhnya apa yang sudah menjadi hak mereka. Jadi, saya berharap kepada seluruh relawan agar bekerjalah secara profesional, sehingga apa yang sudah menjadi cita-cita kita semua khususnya bapak presiden menuju indonesia emas dapat terwujud", tutur pembina yayasan tersebut.
Dalam moment yang sama, M Labib Zardi, S.Kom, selaku Kepala SPPG Benawo Agung Mannaf Berjaya, dalam sambutannya mengatakan pihaknya akan membuka diri dalam menerima kritik dan saran, serta menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (FORKOPIMCAM) serta element masyarakat yang turut hadir dalam peresmian SPPG tersebut.
"Saya, Muhammad Labib Zardi, S.Kom, menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh undangan yang turut menghadiri peresmian SPPG kita ini, saya juga sebagai perwakilan dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang ditugaskan disini akan selalu membuka diri dalam menerima kritik, saran, dan masukan. Karena menurut saya, kritik dan saran adalah motivasi agar terus melakukan perbaikan untuk menjadi lebih baik lagi. jadi bila ada kritik dan saran silahkan sampaikan langsung ke kami, tentunya dengan cara yang baik", ucap Kepala SPPG tersebut.
SPPG ini akan menghadirkan menu yang bervariasi dan sehat, fasilitas yang disiapkan mencakup dapur higienis, ruang penyimpanan bahan pangan standar, hingga armada distribusi untuk memastikan makanan sampai ke penerima manfaat dalam keadaan hangat dan higienis.
Sementara, Juwita Dewi Putri, S.Sos., MM, selaku Sekcam Abung Timur, saat diwawancarai awak media, mengatakan pihaknya akan berperan aktif dalam mengawasi kelayakan pengoperasionalannya, dan mengintruksikan dapur tersebut selalu mengikuti Juknis-Juklak yang telah ditetapkan BGN.
"Saya mewakili Pak Camat dan warga Abung Timur, meminta dapur Benawo Agung Mannaf Berjaya ini agar selalu menggunakan bahan baku pangan yang masih segar dengan pengolahan yang higienis, sehingga dapat menyajikan makanan yang sehat dan bergizi, dan sebagai aparatur kecamatan kami akan berperan aktif dalam pengawasan, mengingat akhir-akhir ini marak sekali dapur-dapur MBG di Lampung Utara yang bermasalah", tegas Juwita.
Diakhir kegiatan, acara tersebut ditutup dengan santap siang bersama. SPPG ini menjadi pusat dapur umum yang akan melayani kebutuhan makan bergizi gratis (MBG) bagi ribuan anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di wilayah sekitar.
Kehadiran SPPG disambut antusias warga sekitar, dengan beroperasinya SPPG ini, diharapkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Abung Timur semakin meningkat, sejalan dengan visi menuju Indonesia Emas 2045.*
(Editor/Red)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar