Senin, 29 Juni 2026

HUT Bhayangkara ke-80th, Arnando: Bersama Polri, Partai Golkar Berkomitmen Wujudkan Lampura yang Aman, Maju dan Sejahtera


LAMPUNG UTARA, LensaNews-Online –

Bagi Partai Golongan Karya (Golkar), ada satu doktrin yang tak pernah luntur: tidak ada karya, tidak ada kesejahteraan, tanpa stabilitas. Dan di republik ini, stabilitas keamanan dan ketertiban adalah dharma bakti yang diemban Kepolisian Republik Indonesia.

Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, 1 Juli 2026, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Lampung Utara, Arnando Ferdiansyah, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Korps Bhayangkara sebagai pilar utama penjaga kondusifitas bangsa.

"Atas nama keluarga besar Partai Golkar Lampung Utara, saya mengucapkan selamat  Dirgahayu Bhayangkara ke-80th. Usia di mana sebuah institusi tidak hanya dituntut hadir, tapi juga harus presisi menjawab tantangan zaman," ujar Arnando, Senin (29/6/2026).

Arnando menegaskan, Polri dan Partai Politik adalah dua sayap demokrasi. Jika Polri bertugas menjaga keamanan fisik dan penegakan hukum, maka Partai Politik bertugas menjaga keamanan ideologi dan menyalurkan aspirasi.

"Kami di Golkar sangat merasakan, betapa pentingnya Polri yang profesional dan netral. Iklim politik yang sejuk di Lampung Utara, tahapan Pemilu dan Pilkada yang aman, kader-kader kami yang bisa turun ke rakyat tanpa rasa khawatir, itu semua karena ada Polri yang berdiri di tengah," tegasnya.

Ia mengapresiasi transformasi Polri yang kini semakin modern dan humanis. Pendekatan restorative justice, program Polisi RW, hingga keterbukaan Polri terhadap kritik adalah cermin institusi yang sehat dalam demokrasi.

"Golkar sebagai partai karya selalu percaya, pembangunan hanya bisa digenjot jika ada kepastian hukum dan rasa aman untuk investasi. Pengusaha tenang berusaha, petani aman ke sawah, pedagang nyaman di pasar. Itulah 'karya' Polri yang sesungguhnya bagi rakyat," tutur Arnando.

Di usia ke-80, Arnando menitipkan amanah khas Golkar, "semangat kekaryaan". Ia berharap Polri terus menjadi institusi yang melahirkan karya nyata. Bukan hanya menindak kejahatan, tapi juga mencegahnya dengan pembinaan. Bukan hanya menjaga, tapi juga mengayomi dengan hati.

"Tantangan kita berat,  kejahatan siber, narkoba yang merusak generasi muda, hingga potensi konflik sosial. DPD Golkar Lampung Utara siap menjadi mitra strategis Polri. Kader-kader kami di desa akan jadi telinga dan mata, membantu tugas-tugas Kamtibmas. Karena bagi kami, keamanan adalah kepentingan seluruh golongan, ucapnya.

Menutup pernyataan, Arnando mendoakan agar Tribrata dan Catur Prasetya senantiasa menjadi pedoman setiap insan Bhayangkara.

"Dirgahayu Bhayangkara ke-80. Teruslah menjadi polisi yang dicintai karena karya, dihormati karena integritas, dan dibanggakan karena pengabdiannya. Bersama Polri, Partai Golkar berkomitmen wujudkan Lampung Utara yang aman, maju, dan sejahtera," tutup Arnando Ferdiansyah.


(Aldif)

Minggu, 28 Juni 2026

HUT Bhayangkara ke-80, Kadis Parbud Lampura : Keamanan adalah Destinasi Utama, Terima Kasih Polri Jaga Pesona Lampung Utara




LAMPUNG UTARA, LensaNews-Online –

Bagi dunia pariwisata, tidak ada promosi yang lebih hebat dari rasa aman. Tidak ada pesona yang lebih indah dari ketertiban. Di Hari Bhayangkara ke-80, 1 Juli 2026, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Utara, Perdana Putra, S.E., M.M., menegaskan satu hal, Polri adalah mitra strategis penjaga marwah "The Treasure of Sumatra" di Bumi Ragem Tunas Lampung.

Dari balik meja kerjanya, dengan latar logo "Lampung The Treasure of Sumatra" dan "Pesona Indonesia", Perdana Putra menyampaikan sembah hormat kepada seluruh jajaran Bhayangkara.

"Atas nama insan pariwisata dan budayawan Lampung Utara, saya mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara ke-80. 80 tahun Polri mengabdi, 80 tahun pula Polri menjadi penjaga gawang Sapta Pesona, Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah, dan Kenangan," ujar Perdana Putra, Senin 29/6/2026.

Perdana Putra menyebut, kerja-kerja Polri tidak bisa dipisahkan dari denyut nadi pariwisata. Pengamanan objek wisata, pengawalan event budaya, patroli di jalur-jalur strategis, hingga rasa aman yang dihadirkan di tengah masyarakat adalah "modal utama" untuk menjual Lampung Utara ke wisatawan.

"Bayangkan Air Terjun Curup Selampung seindah apa pun, kalau wisatawan takut datang karena tidak aman, maka percuma. Bayangkan Festival Budaya Sekura digelar meriah, tapi tidak tertib, maka citra kita rusak. Di sinilah Polri hadir. Mereka bukan hanya pengaman, tapi bagian dari pengalaman wisata itu sendiri," tegasnya.

Ia secara khusus mengapresiasi jajaran Polres Lampung Utara dan Polsek-Polsek yang selama ini responsif mengamankan setiap agenda kebudayaan. Dari Festival Krakatau, event seni di Taman Sahabat, hingga pengamanan destinasi religi dan sejarah.

"Polri yang humanis membuat wisatawan betah. Polisi Pariwisata yang ramah membuat turis mau kembali. Inilah wujud Presisi yang kami rasakan di sektor pariwisata," tutur Perdana.

Sebagai Kadisbud, Perdana Putra juga menyoroti peran Polri dalam menjaga kearifan lokal. Pengamanan tradisi, pencegahan konflik sosial bernuansa adat, hingga penindakan terhadap perusakan situs cagar budaya adalah bukti bahwa Polri turut merawat identitas Lampung Utara.

"Keamanan dan kebudayaan itu satu tarikan nafas. Tidak ada budaya yang lestari di daerah yang tidak aman. Karena itu, kami di Disparbud akan terus bersinergi. Kita kemas event budaya yang aman, kita ciptakan destinasi yang nyaman. Untuk Lampung Utara yang semakin berpesona," ucapnya.

Mengakhiri pernyataan, Perdana Putra berharap di usia ke-80, Polri semakin dicintai karena profesionalismenya dalam melayani.

"Dirgahayu Bhayangkara ke-80. Teruslah menjadi polisi yang dicintai wisatawan, dihormati budayawan, dan dibanggakan seluruh rakyat. Dari Bumi Ragem Tunas Lampung, kami ucapkan terima kasih. Polri kuat, pariwisata hebat, Lampung Utara mendunia," tutup Perdana Putra dengan gestur sembah khas Melayu.

(Aldif)

HUT Bhayangkara ke-80, Ketua DPC PWRI Lampura: Pers dan Polri Adalah Pilar Demokrasi, Mari Jaga Ruang Aman Untuk Kebenaran





LAMPUNG UTARA, LensaNews-Online -

Di usia ke-80, Polri dan Pers punya satu benang merah yang tak terpisahkan, sama-sama mengabdi untuk rakyat. Jika Polri menjaga keamanan fisik, maka Pers menjaga keamanan informasi. Jika Polri menegakkan hukum, maka Pers menegakkan kebenaran.

Momentum Hari Bhayangkara 1 Juli 2026 ini, Ketua DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Lampung Utara, Edi Santoni, menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada Korps Bhayangkara.

“Atas nama insan pers yang tergabung di DPC PWRI Lampung Utara, saya mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara ke-80. 80 tahun adalah perjalanan panjang menjaga Republik. Kami saksi, Polri hari ini semakin terbuka, semakin humanis, dan semakin menjadi sahabat bagi kerja-kerja jurnalistik,” ujar Edi Santoni, Senin (29/6/2026).

Edi Santoni yang tampil dengan seragam kebesaran PWRI merah-putih menegaskan, hubungan Pers dan Polri bukan hubungan transaksional. Ini adalah kemitraan strategis untuk mengawal demokrasi. Di Lampung Utara, sinergi itu nyata, dari keterbukaan informasi di Humas Polres, perlindungan terhadap jurnalis di lapangan, hingga kolaborasi memberantas hoaks yang merusak tatanan sosial.

“Polri yang profesional butuh Pers yang independen. Pers yang merdeka butuh Polri yang mengayomi. Ketika dua pilar ini kuat, maka rakyat mendapat dua jaminan, rasa aman dan hak atas informasi yang benar,” tegas Edi.

Ia mengapresiasi langkah Polri yang kini semakin presisi dalam menangani kasus-kasus yang menyangkut kerja jurnalistik. UU Pers No. 40 Tahun 1999, kata Edi, kini lebih dihormati sebagai lex specialis. Ruang aman bagi wartawan untuk bekerja adalah indikator sehatnya demokrasi di daerah.

“Terima kasih Polri. Karena ketika wartawan aman meliput, maka suara rakyat kecil sampai. Ketika hoaks ditindak, maka kebenaran punya panggung. Inilah esensi Bhayangkara sebagai pelindung segenap bangsa, termasuk kedaulatan informasi,” tuturnya.

Di usia ke-80, Edi Santoni menitipkan harapan dari kacamata Pers. Ia berharap Polri terus menjaga integritas di tengah gempuran disinformasi dan polarisasi. Kepercayaan publik, menurutnya, lahir dari transparansi dan respons cepat terhadap aduan masyarakat.

“Tantangan ke depan berat. Pinjol ilegal, judol, narkoba, hingga kejahatan siber mengintai anak-anak kita. PWRI Lampung Utara siap berdiri di garda terdepan bersama Polri. Mengedukasi publik, meluruskan narasi, dan menjadi kontrol sosial yang konstruktif,” ucapnya.

Edi menutup dengan doa agar semangat Tribrata terus menjadi suluh bagi setiap anggota Polri dalam bertugas.

“Dirgahayu Bhayangkara ke-80. Jadilah polisi yang dicintai karena keadilannya, dihormati karena ketegasannya, dan dirindukan karena pengayomannya. Pers dan Polri, bersatu untuk Indonesia yang aman, damai, dan tercerahkan,” tutup Edi Santoni.

(Aldif)

Kamis, 18 Juni 2026

Tingkatkan Profesionalisme, Propam Polda Lampung Gelar Gaktiblin dan Mitigasi di Polres Lampung Utara


Lampung Utara, LensaNews–Online -

Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Lampung melaksanakan kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktiblin) serta Mitigasi di Polres Lampung Utara, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin oleh Kasubbid Provost Bidpropam Polda Lampung, AKBP Zulman Topani, S.Pd.I., dan dihadiri Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., Wakapolres Lampung Utara Kompol Yohanis, S.H., M.H., para pejabat utama, Kapolsek jajaran, perwira, serta personel Polres Lampung Utara.

Pelaksanaan Gaktiblin digelar di Lapangan Apel Polres Lampung Utara dengan sasaran pemeriksaan sikap tampang personel, kelengkapan administrasi perorangan, identitas diri, surat-surat kendaraan bermotor, tes urien serta pengecekan potensi pelanggaran disiplin maupun Kode Etik Profesi Polri.

Selain pemeriksaan, tim Bidpropam Polda Lampung juga memberikan arahan kepada seluruh personel agar senantiasa menjaga integritas, meningkatkan disiplin, menghindari segala bentuk pelanggaran, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Selanjutnya, pada pukul 09.30 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan Mitigasi Propam yang berlangsung di Ruang Rekonfu Polres Lampung Utara. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi dan mencegah potensi pelanggaran yang dapat merugikan institusi maupun masyarakat.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., melalui Kasi Humas IPTU Herawati mengatakan bahwa kegiatan Gaktiblin dan mitigasi merupakan langkah pembinaan serta pengawasan internal guna meningkatkan profesionalisme dan kedisiplinan personel.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pengawasan internal untuk memastikan seluruh personel Polres Lampung Utara senantiasa mematuhi aturan yang berlaku, menjaga integritas, serta melaksanakan tugas secara profesional dan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar IPTU Herawati.

Menurutnya, kehadiran tim Bidpropam Polda Lampung di Polres Lampung Utara menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen personel dalam menjaga disiplin dan mencegah terjadinya pelanggaran.

“Melalui kegiatan mitigasi ini, diharapkan seluruh personel semakin memahami potensi pelanggaran yang dapat terjadi serta mampu mengantisipasinya sejak dini, sehingga pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan optimal dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

(Red)


Senin, 30 Maret 2026

Sajikan Menu Mewah Usai Libur Idhul Fitri 1447 H, SPPG Kota Alam 1 Sembelih 2 Ekor Sapi

 


Lampung Utara, LensaNews-Online -



Lagi, lagi dan lagi, Dapur Nasuri Berjaya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPGKota Alam 1, yang berdiri di Kelurahan Kota AlamKecamatan Kotabumi SelatanKabupaten Lampung Utara kembali melakukan penyembelihan hewan  yang ke-3 kalinya sejak dapur tersebut resmi beroperasi.

Tak tanggung-tanggung, kali ini dapur tersebut menyembelih 2 ekor sapi sekaligus  sebagai langkah awal untuk penyaluran menu MBG di hari pertama (31/3/2026) usai  berakhirnya masa cuti bersama hari raya idhul fitri 1447 H/2026 M, pada Senin (30/3/2026).
Eriska Vivian Astuti, S.kom, selaku kepala SPPG Kota Alam mengatakan penyembelihan 2 ekor sapi tersebut sebagai wujud suka-cita dalam menyambut bulan syawal yang disertai bergulirnya kembali penyaluran MBG usai masa libur hari raya idhul fitri 1447H/2026M.

"Penyembelihan sapi kali ini sebagai bentuk menyambut bulan syawal dan di intensifkannya kembali program MBG usai libu sekolah. Dagingnya akan kita olah menjadi 2 varian masakan, yakni Beef Slice dan Dendeng Balado, dan hasil olahannya akan kita salurkan besok (31/3) kepada 3.577 penerima manfaat yang terdiri dari balita, siswa sekolah, Ibu hamil/menyusui", paparnya.

"Kami juga terus berupaya memastikan kesiapan operasional, penguatan mekanisme pendistribusian, serta memastikan standar keamanan dan kualitas pangan dengan memprioritaskan aspek kebersihan sehingga makanan yang disajikan benar-benar memenuhi standar gizi yang telah di tetapkan", Tutup eriska.
Turut hadir dalam kegiatan itu "Heri Suherman" Selaku Lurah Kota Alam, dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kota Alam "Bripda Ullya, serta para relawan dan masyarakat setempat.

Selaku lurah setempat, Heri Suherman, menyampaikan pesan serta harapannya agar dapur tersebut tetap berpedoman pada Petunjuk Teknis (Juknis) sehingga makanan yang disajikan tetap terjaga kandungan gizinya.

"Saya berharap dapur Nasuri Berjaya ini  selalu berpedoman kepada Juknis yang telah ditetapkan BGN. Mulai dari penyediaan bahan baku pangan hingga pendistribusian, sehingganya menu MBG yang disajikan tetap terjaga kesegaran, kebersihan, serta  keutuhan kandungan gizinya", ujar heri.
Dalam moment bersamaan, Bripda Ullya, menegaskan akan pentingnya menjaga kondusifitas dalam lingkungan kerja maupun proses pendistribusian yang berkenaan langsung dengan pihak eksternal, agar tercipta iklim kebersamaan dalam mensukseskan program mulia bapak presiden prabowo tersebut.

"Saya harap seluruh pekerja tetap menjaga kondusifitas baik di lingkungan kerja hingga petugas pendistribusian yang bersinggungan langsung dengan penerima manfaat ataupun pihak luar, sehingga terciptanya semangat perdamaian dan kebersamaan demi suksesnya program asta cita presiden prabowo menuju indonesia emas 2045", tegas Ullya.
Diharapkan, program strategis pemerintah ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti, dengan ini pula diharapkan SPPG Kota Alam dapat menjadi dapur percontohan bagi dapur-dapur yang beroperasi di wilayah lampung utara dengan tetap mengedepankan profesionalisme.*

(Editor/Red)

Minggu, 29 Maret 2026

Grand Opening, SPPG Benawo Agung Mannaf Berjaya Desa Surakarta Siap Wujudkan Generasi Emas Bebas Stunting


Lampung Utara, LensaNews-Online 


Langkah konkret pemerintah dalam memperbaiki gizi anak bangsa resmi bergulir di Desa Surakarta, Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara, dengan diresmikannya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) "Benawo Agung Mannaf Berjaya" dibawah pengelolaan Yayasan Darulfikri Wattarbiyah, Sabtu (28/3/2026).

Peresmian yang berlangsung khidmat ini ditandai dengan pemotongan pita biru yang membentang tepat didepan pintu utama bagian depan bangunan dapur oleh Juwita Dewi Putri, S.Sos., MM, selaku Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Abung Timur, dan dihadiri oleh segenap jajaran yang terdiri dari Kepala UPTD Puskesmas Bumi Agung Marga, Pandita Juanda, Skm.
Lettu Ahmad Tarmizi, selaku Danramil 412-08 abung timur.
AKP Jumharis Sarpal, selaku Kapolsek Abung Timur.
Pembina yayasan Darulfikri Wattarbiyah, Yovenska L.Man, SHi., MHi, serta para relawan dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Yovenska L.Man, SHi.,MHi., selaku pembina yayasan Darulfikri Wattarbiyah, yang biasa disapa dengan sebutan Ustadz Ahmad Sahel, mengatakan, pendirian dapur MBG tersebut sebagai wujud dukungan penuh terhadap program presiden Prabowo Subianto khusunya dalam menciptakan lapangan kerja dan mengatasi stunting bagi anak indonesia.

"Alhamdulillah, SPPG Benawo Agung Mannaf Berjaya, pada hari ini dapat melangsungkan grand opening, dan dapur ini juga secara resmi akan melakukan pendistribusian menu makanan kepada ribuan penerima manfaat mulai hari selasa tanggal 31 maret 2026. Saya berharap dengan berdirinya dapur ini selain memberikan Makan Bergizi Gratis (MBG), dapur ini juga dapat menjadi wadah bagi warga sekitar untuk bekerja dengan mendapatkan upah yang sepadan sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat", ucap Yoven.
Yovenska  juga mengingatkan kepada seluruh relawan agar bekerja dengan sungguh-sungguh serta profesional, karena menurutnya didalam menu MBG tersebut terdapat hak anak yatim piatu dan kaum dhuafa yang harus disalurkan dengan sebaik-baiknya demi terwujudnya indonesia emas.

"Ini bukan sekedar dapur, tapi ini adalah ladang amal bagi kita semua, tatkala kita belum bisa memberi makan anak yatim piatu dan kaum dhuafa dengan harta kita, setidaknya kita membantu menyalurkan seutuhnya apa yang sudah menjadi hak mereka. Jadi, saya berharap kepada seluruh relawan agar bekerjalah secara profesional, sehingga apa yang sudah menjadi cita-cita kita semua khususnya bapak presiden menuju indonesia emas dapat terwujud", tutur pembina yayasan tersebut.
Dalam moment yang sama, M Labib Zardi, S.Kom, selaku Kepala SPPG Benawo Agung Mannaf Berjaya, dalam sambutannya mengatakan pihaknya akan membuka diri dalam menerima kritik dan saran, serta menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (FORKOPIMCAM) serta element masyarakat yang turut hadir dalam peresmian SPPG tersebut.

"Saya, Muhammad Labib Zardi, S.Kom, menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh undangan yang turut menghadiri peresmian SPPG kita ini, saya juga sebagai perwakilan dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang ditugaskan disini akan selalu membuka diri dalam menerima kritik, saran, dan masukan. Karena menurut saya, kritik dan saran adalah motivasi agar terus melakukan perbaikan untuk menjadi lebih baik lagi. jadi bila ada kritik dan saran silahkan sampaikan langsung ke kami, tentunya dengan cara yang baik", ucap Kepala SPPG tersebut.
SPPG ini akan menghadirkan menu yang bervariasi dan sehat, fasilitas yang disiapkan mencakup dapur higienis, ruang penyimpanan bahan pangan standar, hingga armada distribusi untuk memastikan makanan sampai ke penerima manfaat dalam keadaan hangat dan higienis. 

Sementara, Juwita Dewi Putri, S.Sos., MM, selaku Sekcam Abung Timur, saat diwawancarai awak media, mengatakan pihaknya akan berperan aktif dalam mengawasi kelayakan pengoperasionalannya, dan mengintruksikan dapur tersebut selalu mengikuti Juknis-Juklak yang telah ditetapkan BGN.

"Saya mewakili Pak Camat dan warga Abung Timur, meminta dapur Benawo Agung Mannaf Berjaya ini agar selalu menggunakan bahan baku pangan yang masih segar dengan pengolahan yang higienis, sehingga dapat menyajikan makanan yang sehat dan bergizi, dan sebagai aparatur kecamatan kami akan berperan aktif dalam pengawasan, mengingat akhir-akhir ini marak sekali dapur-dapur MBG di Lampung Utara yang bermasalah", tegas Juwita.
Diakhir kegiatan, acara tersebut ditutup dengan santap siang bersama. SPPG ini menjadi pusat dapur umum yang akan melayani kebutuhan makan bergizi gratis (MBG) bagi ribuan anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di wilayah sekitar. 

Kehadiran SPPG disambut antusias warga sekitar, dengan beroperasinya SPPG ini, diharapkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Abung Timur semakin meningkat, sejalan dengan visi menuju Indonesia Emas 2045.*

(Editor/Red)

Warga Lampung Utara Diduga Menjadi Korban Penipuan Modus Sewa Toko di Bandar Lampung, Polisi Diminta Bertindak Cepat


Bandar Lampung, LensaNews-Online -


Tomi Erfanda (29th), warga Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, diduga menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh pria berinisial "KA" dalam transaksi sewa bangunan toko yang berlokasi di Jl. Endro Suratmin No. 116 Kel. Waydadi, Kec. Sukarame, Kota Bandar Lampung.

Kepada awak media, Tomi menjelaskan, kejadian bermula ketika ia melakukan pengecekan lokasi bangunan toko bersama pihak yang mengaku sebagai pemilik lahan serta bangunan yang terletak di Jl. Endro Suratmin, No. 116, Kelurahan Waydadi, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung, berinisial "KA", pada tanggal 5 Januari 2026.
Sebelum melunasi pembayaran harga sewa, tomi telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi serta menerima penjelasan dari "KA" bahwa pembangunan renovasi toko akan segera dilakukan sesaat setelah Tomi melakukan pembayaran dengan harga yang telah disepakati hingga lunas.

Tak hanya itu, KA, juga sempat menghadirkan beberapa pekerja bangunan ke lokasi untuk meyakinkan bahwa pembangunan akan segera dilaksanakan hingga rampung.
Perjanjian sewa toko tersebut tertuang dalam surat perjanjian sewa yang ditanda tangani kedua belah pihak dan bermaterai, dengan menyatakan bahwa pembangunan akan diselesaikan hingga 100%, hingga toko tersebut akan dapat di ditempati Tomi pada awal Februari 2026.

Namun, menurut Tomi, setelah dilakukan pelunasan, pembangunan tidak juga kunjung direalisasikan sebagaimana yang dijanjikan "KA".
Ironisnya, pada tanggal 30 Januari 2026, Tomi justru mendapati bahwa toko tersebut telah ditempati dan disewakan kepada pihak lain tanpa sepengetahuan dan konfirmasi kepada dirinya.

“Bahkan saat ini toko tersebut telah ditempati dan digunakan oleh penyewa lain, saya sangat dirugikan dalam perkara ini, Selain uang sewa yang belum dikembalikan sepenuhnya, bisnis saya pun mengalami kegagalan dan kerugian akibat dampak dari kejadian ini, terlebih lagi sebagai pelaku UMKM seperti saya,” ujar Tomi, minggu (29/3/2026).

Dalam kejadian ini Tomi merasa telah tertipu dengan kerugian uang sebesar Rp22.000.000 (dua puluh dua juta rupiah), serta kerugian bisnis lainnya.

"22 juta uang yang sudah saya bayarkan kepada "KA", dan uang itu sampai sekarang tidak dikembalikan", tandasnya dengan nada geram.
Merasa dicurangi, Tomi melaporkan kejadian yang di alaminya ke Polsek Sukarame tertanggal 6 februari 2026 sekira pukul 11.40 WIB, dengan Nomor : LP / B- 36 / II / 2026 / SPKT / SEK SKM / RESTA / BLM / POLDA LPG.

Dalam rentang waktu hampir 2 bulan laporannya, Tomi berharap pihak berwajib dapat menindaklanjuti kasus ini secara objektif dan profesional, sehingga tidak ada lagi korban berikutnya dengan kejadian serupa.
Kini publik menanti pembuktian dari komitmen institusi penegak hukum,  Apakah pengusutan ini akan berakhir dengan sanksi tegas atau hanya menjadi catatan formalitas? Kami akan terus mengawal kasus ini hingga hukum benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu.*

(Editor/Red)