Lampung Utara, LensaNEWS-Online -
Bertempat di balai desa Pekurun Barat, Kecamatan Abung Tengah, Kabupaten Lampung Utara telah berlangsung prosesi permohonan maaf secara terbuka dari Khibti Choirun Nisa terkait dugaan pencemaran nama baik yang di lakukan nya terhadap perangkat desa Pekurun Barat melalui media sosial TikTok milik nya, Rabu 5/11/2025.
Dalam kesempatan tersebut, Khibti Choirun Nisa dengan tulus mengakui kesalahannya. Ia menyampaikan bahwa seluruh pernyataan yang sebelumnya ia unggah melalui akun TikTok miliknya dalam postingan akun TikTok AnahKedah mengenai wisata curug klawas desa pekurun barat tidak benar dan merupakan kekhilafan pribadi.
“Saya mengakui bahwa apa yang saya sampaikan di akun TikTok Anahkedah itu tidak benar. Semua murni karena saya hilaf. Saya mohon maaf kepada perangkat desa dan seluruh masyarakat Pekurun Barat atas kekeliruan yang saya lakukan,” ujar Khibti dalam penyampaian nya di depan hadirin.
Acara permohonan maaf tersebut di hadiri langsung oleh Kepala Desa Pekurun Barat, Susana S.Kom, Babinsa Sertu Yullis, Bhabinkamtibmas Aiptu Sanitia, tokoh masyarakat dan perangkat desa setempat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Pekurun Barat Susana S.Kom menyampaikan apresiasi atas keberanian Khibti Choirun Nisa untuk datang dan meminta maaf langsung atas kekhilafan nya serta berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Susana pun berharap atas adanya klarifikasi dan permintaan maaf khibti tsb dapat kembali memulihkan nama baik desa pekurun barat terhadap masyarakat luas.
" Dengan adanya klarifikasi dan permohonan maaf ini, diharapkan menjadi pembelajaran bersama bagi masyarakat agar lebih bijak lagi dalam bermedia sosial serta menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain ",ujar nya
Susana juga menegaskan pentingnya menjaga keharmonisan dan saling menghargai antar warga, terutama di era digital saat ini di mana informasi dapat dengan cepat tersebar luas.
AIPTU Sanitia selaku bhabinkamtibmas setempat juga turut memberikan himbauan kepada para hadirin agar lebih bijak lagi dalam bermedia sosial,
“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati dan bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan sembarangan dalam menyebarkan informasi yang tidak berdasar yang belum di ketahui kebenaran nya, karena bisa berdampak pada nama baik orang lain sehingga berpotensi menimbulkan pelanggaran hukum,” tutur nya.
Acara tersebut berjalan dengan lancar dan penuh kekeluargaan. Pihak perangkat desa menerima permohonan maaf tersebut dengan lapang dada, sebagai wujud kebersamaan dan semangat mempererat silaturahmi antarwarga di Desa Pekurun Barat.*(Red)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar